Setiap tahun diperkirakan terjadi 3,2 juta kematian atau 1 di antara 20 kematian akibat DM, demikian dinyatakan oleh Prof.Dr.dr.Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FACE, (Guru Besar FK UI). Beliau juga menambahkan bahwa rata-rata orang sudah menyandang DM selama 8-10 tahun sebelum terdiagnosa.
Apa itu Diabetes Mellitus?
Penyebab Diabetes Mellitus bermacam-macam, dan berdasarkan penyebabnya Diabetes Mellitus digolongkan sbb :
- DM tipe 1 (DM tergantung insulin) : terjadi karena rusaknya sel Beta kelenjar Pankreas oleh reaksi autoimun.
- DM tipe 2 (DM tidak tergantung insulin) : terjadi karena resistensi insulin dan keterbatasan produksi insulin oleh kelenjar Pankreas.
- DM tipe lain, yang bisa terjadi karena adanya kelainan genetik fungsi sel Beta Pankreas, kelainan genetik kerja insulin, penyakit pankreas, kelainan hormonal, obat, zat kimia, infeksi, sebab imunologi yang jarang, dan sindrom lain.
- DM gestational (DMG) : yang terjadi karena ketidakseimbangan hormonal saat kehamilan, sehingga kadar glukosa darah meningkat.
Faktor resiko Diabetes Mellitus :
- Usia > 45 tahun.
- Memiliki anggota keluarga dengan DM.
- Pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir > 4 kg.
- Memiliki berat badan lahir rendah <>
- Pernah atau sedang mengalami hipertensi.
- Pernah atau sedang mengalami gangguan kadar kolesterol tinggi.
- Berat badan di atas normal (kegemukan).
- Jarang atau bahkan tidak pernah berolahraga.
- Menu makanan tinggi gula rendah serat.
Semakin banyak jawaban ya, maka semakin tinggi resiko terserang Diabetes Mellitus.
Gejala Diabetes Mellitus terbagai atas :
- Gejala klasik :
- Sering berkemih, terutama pada malam hari (Poliuri).
- Sering merasa haus (Polidipsi).
- Sering merasa lapar (Polifagi).
- Penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya.
- Gejal alain : badan lemas, kesemutan, gatal, penglihatan kabur, gangguan ereksi pada pria, keputihan, gatal di daerah kewanitaan, infeksi atau luka yang lama sembuh.
Proses terjadinya Diabetes Mellitus :
Diabetes Mellitus terjadi karena kerusakan sel Beta Pankreas. Yang membedakan jenisnya adalah proses perjalanan penyakit :
· DM tipe 1 (<10%)>
DM tipe ini disebut DM tergantung insulin, karena tidak adanya insulin dalam tubuh, sehingga pasien sangat tergantung pada pemberian insulin pengganti dari luar tubuh.
- Proses terjadinya berawal dari peradangan sel kelenjar Pankreas akibat berbagai hal, seperti virus rubella, cytomegalovirus, herpes, dan coxsackie, yang menimbulkan reaksi autoimun (kegagalan sistem imun untuk mengenali sel tubuh, sehingga menganggap sel tubuh sebagai zat/bahan asing yang harus dirusak).
- Akibatnya, sel beta kelenjar pankreas pun ikut dirusak, sehingga tidak dapat menghasilkan hormon insulin. Terjadilah DM tipe 1.
· DM tipe 2 :
DM tipe ini disebut DM yang tidak tergantung insulin, karena sel beta pankreas masih bisa menghasilkan insulin, sekalipun jumlahnya terbatas.
- Fase pertama : awalnya sel otot, sel lemak, dan sel hati menjadi kurang peka terhadap insulin, dalam arti dibutuhkan lebih banyak insulin untuk memasukkan glukosa dari dalam ke dalam sel (resistensi insulin). Keadaan ini memacu pankreas memproduksi lebih banyak insulin untuk mengatasi ketidakpekaan sel tadi.
- Fase kedua : sejalan dengan waktu, ketidakpekaan sel terhadap insulin semakin parah, sementara di sisi lain kemampuan pankreas dalam memproduksi insulin melemah. Pada fas ini terdapat ketidaknormalan hasil pemeriksaan glukosa darah (gula darah puasa dan 2 jam setelah puasa).
- Fase ketiga : Keadaan resistensi insulin semakin parah, dan atau produksi insulin oleh pankreas semakin berkurang. Terjadilah Diabtes Tipe 2.
Suplemen yang dianjurkan : Tara Nature Diablast
-----------------------------------------------------------------------------------
Tara Nature Diablast
Made in USA
POM SI 034504471
Mengendalikan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Secara Aman dan Alami
Tara Nature Diablast adalah suplemen yang bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi pada penderita Diabetes Mellitus. Bahan-bahan alami dalam Tara Nature Diablast akan merangsang sel Beta Pankreas untuk menambah produksi insulin yang kurang, mengurangi toleransi glukosa, meringankan komplikasi, dan mengefektifkan kerja insulin, sehingga kada glukosa darah terkendali.
Bahan-bahan alami Tara Nature Diablast yang lengkap bekerja saling menunjang dalam membantu mengatasi Diabetes Mellitus.
· Bitter Melon, Wherat Germ Powder, Chromium polynicotinate, Grape Fruit Powder, bekerja sinergis mengendalikan kadar glukosa darah.
· Green Tea Powder dan Brewer’s Yeast mengatasi komplikasi dan meningkatnkan daya tahan tubuh.
Dosis : 1-3 kaplet sebelum makan atau sesuai anjuran dokter/ahli gizi.
Catatan :
Untuk mengurangi resiko Penyakit Jantung Koroner dan Stroke, sebaiknya kombinasikan dengan Nature EPA Omega-3 Plus.
Harga :
Nature Diablast isi 30 : Rp. 219.000